Jenis Kain Jaket

Kain Parasut

Jenis kain parasut adalah bahan yang berasal dari serat sintetis atau hasil pengolahan minyak bumi yang kemudian diproses menjadi serat fiber poly. Bahan baku yang digunakan untuk membuat kain parasut adalah sejenis polyester. Kain parasut memiliki karakteristik bahan yang sangat tipis dan cenderung kedap air dan angin. Bahan parasut tidak dapat menyerap keringat sehingga kurang cocok jika dikenakan pada udara panas. Bahan parasut sangat mudah dibersihkan, cepat kering dan tidak menimbulkan bau.

Secara keseluruhan bahan parasut mengandung plastik, namun rata-rata memiliki kualitas yang berbeda satu sama lain. Ada yang tebal, kuat serta lembut, namun ada juga bahan parasut yang tipis, kasar bahkan tembus pandang. Jenis bahan parasut terbagi menjadi beberapa jenis diantaranya parasut bewai, parasut furing dan parasut metalik.

Kain parasut merupakan pilihan untuk bahan jaket motor dan jaket dealer motor. Bahan kain parasut biasanya digunakan untuk membuat jaket windbreaker, jaket olahraga. Parasut adalah nama bahan, akan tetapi orang lebih mengenal jaket yang menggunakan bahan ini sebagai jaket parasut.

 

Kain Mikro

Jenis kain mikro (micro despo) adalah bahan yang memiliki tekstur dengan alur (serat) sangat kecil dan permukaannya licin. Kain mikro memiliki karakteristik seperti bahan parasut namun agak tipis. Bahan mikro biasanya digunakan untuk jaket training olahraga, jaket perusahaan, harrington.

 

Kain Milky

Jenis kain milky adalah bahan sejenis parasut dengan lapisan yang tipis dan berisik bila permukaan kain saling bergesekan. Memiliki karakteristik kedap air. Bahan kain milky biasanya digunakan untuk membuat jaket olahraga, windrunner, windbreaker, jaket outdoor, jaket bomber dan jenis jaket parasut lainnya.

 

Kain Taslan

Jenis kain taslan adalah bahan yang memiliki karakteristik seperti parasut, akan tetapi lebih tebal, lembut, ringan dan kuat dibanding bahan parasut. Jenis bahan kain taslan adalah terkenal paling eksklusif, karena bahan ini ada sub nya yang anti air. Bahan taslan ini memiliki banyak macam, seperti taslan salur, taslan korea, taslan lokal dan lain-lain.
Bahan taslan biasanya digunakan untuk jaket parka, bomber, windbreaker, pilihan untuk jenis kain jaket outdoor, jaket organisasi kampus.

 

Kain Scott Puma

Jenis kain Scott Puma adalah bahan yang memiliki karakteristik mirip parasut akan tetapi lebih tebal dengan permukaan yang halus, tidak berisik bila bergesekan dan tidak mudah kusut. Bahan scott puma memiliki sub anti air. Bahan kain scott puma biasanya digunakan untuk membuat jaket bomber grade paling bagus (kualitas terbaik) atau jaket outdoor, windbreaker, varsity.

 

Kain Sifon

Jenis kain Sifon terbuat dari bahan dasar kapas, sutra dan serat sintetis. Jenis kain ini memiliki sifat tipis, licin dan panas ketika digunakan. Kain sifon juga mempunyai banyak jenis diantaranya sifon polos ( yang biasanya terbuat dari bahan polyester /minyak bumi ) dan jenis sifon cerutti ( dari bahan sutra ). Biasanya bahan sifon digunakan untuk jaket dealer motor dikarenakan harganya yang murah.

 

Kain Drill

Jenis kain drill adalah bahan yang memiliki serat dengan garis-garis miring (nge-drill). Bahan kain drill terbuat dari campuran antara cotton dan polyester. Semakin banyak kadar cotton-nya, biasanya harganya pun semakin mahal. Kain drill memiliki tekstur bahan berupa garis benang yang terlihat dengan jelas. Karakteristik kain drill adalah tebal, tidak dapat menyerap air dan panas. Bahan drill biasanya digunakan untuk membuat jaket army, jaket parka, harrington atau jaket semi formal dan jaket dengan kesan tegas dan formal.

 

Kain Kanvas

Jenis kain kanvas atau canvas adalah bahan yang memiliki tekstur tebal dan berat. Ketika dipakai biasanya agak gerah karena tebal. Bahan kanvas bisa digunakan untuk membuat jaket bomber, parka, casual, semi formal, harrington, army, jaket lapangan pada pertambangan atau mendaki gunung karena dapat melindungi tubuh dari goresan batu atau benda lainnya.

 

Bahan Kulit Alami ( Leather dan Suede ) dan Kulit Sintetis

Jenis bahan kulit alami Leather dan Suede adalah bahan yang sama-sama terbuat dari kulit. Hanya saja perbedaannya adalah leather terbuat dari kulit luar, sedangkan suede terbuat dari bagian kulit dalam. Karakteristik bahan kulit alami permukaannya agak kasar karena ada tekstur kulit alaminya, lentur dan warnanya cenderung kusam. Sedangkan kulit sintetis memiliki karakteristik yang relatif kaku, permukaannya halus, warnanya tegas dan mengkilap.

Untuk kulit alami biasanya dibuat dari kulit hewan asli, seperti kulit domba, kulit kambing, dan kulit sapi. Untuk bahan kulit ini biasanya dibedakan berdasarkan bagian tubuh dari hewan tersebut, yaitu bagian pungung, leher, bahu, perut bawah dan paha. Bagian tubuh yang paling mahal adalah bagian punggung karena memiliki kualitas kulit tebal dan halus yang baik dibandingkan bagian tubuh lainnya yang tipis dan melar.

Untuk dua bahan ini, diperlukan teknik perawatan khusus untuk membersihkannya. Kelebihan dari bahan ini adalah lebih tahan lama, mampu menahan resapan air dan angin. Bahan kulit biasanya digunakan untuk pembuatan jaket kulit dan rompi.

 

Bahan Corduroy

Kain corduroy adalah bahan yang terbuat dari serat kapas tebal yang dipuntir, memiliki tekstur yang baik dan halus. Jenis kain corduroy ini terdiri dari tali berumbai yang akan terlihat seperti saluran yang berbentuk garis-garis disepanjang kainnya. Jenis bahan corduroy dapat digunakan sebagai jaket, sweater dan jaket anak.

 

Kain Laken

Jenis kain laken adalah bahan yang memiliki bulu dan kainnya lumayan tebal sehingga dengan ciri tersebut sangat mudah dikenali. Jenis Kain Laken biasa disebut juga sebagai Bahan Kain Beludru. Bahan laken biasa digunakan untuk jaket parka, varsity, long coat.

 

Bahan Denim

Jenis kain denim adalah bahan yang berserat tebal terbuat dari katun twill namun terkesan lebih halus dan tipis. Jenis kain denim memiliki tekstur yang bervariasi, ada yang lembut dan kasar, tidak terlalu lentur dan kuat.
Kelebihan kain denim :

  • Tebal dan kuat,
  • Tidak mudah kusut.

Kekurangan kain denim :

  • Warna cenderung mudah luntur,
  • Lebih terasa panas dikulit.

 

Kain Fleece

Jenis bahan fleece adalah bahan yang berbulu dengan tampilan yang menyerupai benang wool dan umumnya terbuat dari campuran Cotton dan Wool. Bahan kain ini memiliki bulu halus, tekstur yang lembut dan besifat menyerap air (Hidrofobik). Jenis kain Fleece adalah bahan yang bersifat hangat dan tidak panas, serta nyaman dipakai. Umumnya fleece terdapat pada bagian dalam bahan, agar pakaian yang digunakan lebih terasa hangat saat dipakai.

Jenis Jenis Kain Fleece

Kain fleece memiliki beberapa karakteristik bahan :
Kain Cotton Fleece
Jenis kain cotton fleece adalah bahan yang memiliki konsentrasi katun lebih banyak dibanding polyester nya. Bahan cotton fleece memiliki warna yang lebih cerah dan lebih ringan dibanding jenis bahan fleece lain.
Kain Polar Fleece
Jenis kain polar fleece adalah bahan yang terbuat dari campuran polyester, katun, viscose dan serat sintetik lainnya.
Kain Polyester Fleece
Jenis kain polyester fleece adalah bahan yang mengandung polyester yang cukup banyak, sehingga memiliki tekstur yang lebih kaku dan tampilan lebih mengkilap jika dibandingkan dengan cotton fleece.
Kain CVC Fleece
Jenis kain CVC fleece adalah bahan yang terdiri 55% cotton combed dan 45% viscose. Tingkat susut polanya lebih kecil dari bahan katun biasa dan menyerap keringat.

Bahan fleece bisa digunakan untuk membuat jaket hoodie, jumper, varsity dan sweater.

 

Kain Baby Terry

Jenis kain baby terry adalah bahan yang memiliki permukaan yang lembut, tebal, agak berbulu dan ada lipatan serat kecil di salah satu sisinya. Bagian dalamnya bertekstur lembut seperti selimut. Bahan baby terry termasuk bahan kain yang memiliki daya serap air yang tinggi karena terbuat dari katun. Jenis bahan ini terbilang nyaman digunakan, adem dan nyaman walau bahannya tebal.

Kain Babyterry atau disebut Baby Tray ini mirip dengan bahan kaos, namun jauh lebih tebal dan umumnya sedikit berbulu. Mirip juga dengan bahan fleece namun memiliki bulu yang lebih halus. Umumnya Baby Terry dipakai untuk bahan pembuatan handuk mandi, namun banyak juga yang memakainya untuk bahan zip up hoodie, jumper, sweater dan jaket untuk anak.

 

Kain Adidas

Jenis kain Adidas adalah bahan yang memiliki sifat bahan kain yang ringan dan menyerap keringat meskipun tidak sebagus bahan kain cotton. Sifat bahannya tidak berbeda jauh seperti bahan wafer, hanya beda di motif saja dan umum dipergunakan pada seragam olahraga seperti pada produk-produk Adidas sehingga disebut sebagai bahan kain adidas.

 

Kain Diadora

Jenis kain Diadora ini umum dipergunakan pada jaket atau celana training olah raga dan baju yang bersifat sporty. Sifat bahan ini mengkilap ketika terkena sinar matahari sehingga menimbulkan kesan mewah meskipun harganya tidak terlalu mahal. Bahan ini ketika dicuci tidak melar namun bila menggunakan mesin cuci atau disikat dapat merusak serat kainnya, sama seperti bahan umum lainnya.

 

Kain Lotto

Jenis kain Lotto adalah bahan yang memiliki tekstur tidak mengkilat, lembut apabila dipegang dan elastis. Bahan lotto memiliki tingkat ketebalan sama halnya seperti bahan kain cotton. Biasanya digunakan sebagai bahan kaos olahraga. Bahan ini sering dipakai sebagai bahan pembuatan kaos olahraga team sepak bola.

 

Kain Wool

Jenis kain Wool ini sangat menyerap air akan tetapi berbahan tebal sehingga jika kena noda akan lebih sulit dibersihkan dan akan menyusut jika cara mencuci dan mengeringkannya tidak benar. Ada juga jenis Lightweight Wool. Untuk Lightweight Wool, sesuai dengan namanya, tergolong ringan dan bisa dipadukan dengan apa saja. Jatuhnya di badan pun enak dilihat. Kelebihannya, kain ini agak ‘bandel’ alias tahan banting (awet). Bahan kain wool cukup tebal sehingga unggul dalam hal menyerap keringat.
Kelebihan kain wool :

  • Sangat tebal dan kuat,
  • Daya serap keringat yang tinggi.

Kekurangan kain wool :

  • Bahan lebih terasa panas di kulit,
  • Noda sangat sulit dibersihkan karena serat yang tebal.

Silahkan Kirim desain dan keterangan jaket melalui whatsapp atau email

Close Menu